1. Jalin Komunikasi dan Jujur.

 

 

Lakukan komunikasi secara terbuka tentang semua masalah keuangan

Hindari berbelanja barang mahal tanpa memberitahu pasangan.

Luangkan waktu untuk membahas kondisi keuangan secara detail 

 

2. Menemukan Perbedaan

 

Personality Traits yang berbeda dalam diri suami dan istri mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap sukses atau tidaknya pengelolaan  keuangan  keluarga. 

 

Ada kalanya suami sangat tegas dalam memutuskan barang apa aja yang akan dibeli, akan tetapi istri seorang yang gak tegaan dan gampang terpengaruh tawaran diskon.

 

Semakin kuat aspek kepribadian suami dan istri sebagai manajer keuangan, semakin besar pengaruh keputusan psikologis terhadap keputusan keuangan. 

 

Gaya hidup yang wah, impulsive buying yang sering dilakukan tanpa rencana, banyaknya biaya2 yang tidak dianggarkan, dan kebiasaan mengelola keuangan dapat menjadi faktor kegagalan dalam mengelola keuangan keluarga.

 

Jika ingin belajar bagaimana caranya untuk menghentikan pertengkaran karena uang adalah menemukan berbagai perbedaan.

 

3. Hindari Utang

Jangan terlibat dalam utang dengan jumlah yang berlebihan karena itu adalah penyebab nomor satu stres dalam pernikahan. Anda dan pasangan akan sulit untuk bersantai dan menikmati hidup bersama-sama. Tundalah membeli apa pun yang bisa ditahan sampai memiliki cukup uang untuk membayarnya.

 

4. Respek dengan Persepsi Pasangan Anda

Jika tidak setuju dengan cara pasangan mengelola uang, Anda tetap harus menghormati pendapatnya dan mencoba mengerti. Mungkin pasangan Anda benar sehingga Anda tidak harus men-judge dengan prasangka buruk. Cobalah mengerti alasan dia untuk membuat keputusan mengenai finasial.

 

5. Selesaikan Masalah Keuangan

Agar hubungan yang Anda jalani berjalan nyaman, damai, dan tenteram segerakanlah menyelesaikan masalah keuangan dengan cara bekerja sama. Setujui suatu tindakan bersamasama dan berikan kejelasan tujuan yang diperlukan untuk mencari solusi.

 

6. Saling Menghormati

Ketika dalam tekanan keuangan, usahakan Anda beserta pasangan tidak saling menyalahkan satu sama lain. Pada tahap ini bila Anda berada di posisi yang salah, akuilah kesalahan yang telah diperbuat dan tugas pasanganya adalah bersikap menghormatinya lalu beri sedikit nasihat, tak lupa juga solusi agar hubungan harmonis Anda akan terus terbina dengan baik.

 

7. Sikap Optimistis

Tidak ada masalah keuangan yang pernah diselesaikan dengan mengasihani diri sendiri. Ingat untuk menghadapi masalah keuangan seperti ini harus selalu terlihat optimistis sebab selain dapat meningkatkan semangat dalam sebuah hubungan, cara ini juga dapat menunjukkan kesan bahwa Anda merupakan kepala keluarga, pasangan, atau teman (jika terjerat utang dengan kerabat, rekan kerja, ataupun pihak kantor) yang bertanggung jawab.

 

8. Ambil Tindakan

Ambil tindakan segera untuk mulai menangani masalah keuangan Anda bersama-sama. Jangan didiamkan atau bahkan meremehkan setiap masalah keuangan. Kunjungi pihak pengutang dan bicarakan tentang utang-utang Anda agar ke depannya Anda dapat terus mengupgrade solusi, cara ataupun semangat demi menjamin keamanan keuangan ke depan. n ima/R-5

 



x
Link Sponsor

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: sponsors

Filename: templates/footer.php

Line Number: 27

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: templates/footer.php

Line Number: 27